World Socialist Web Site
Enter email address
to receive news
about the WSWS


Add
Remove
SEARCH WSWS


ON THE WSWS
Donate to
the WSWS!


RSS Feed News Feed
Contact the
WSWS

Editorial Board
New Today
News & Analysis
Workers Struggles

Arts Review
History
Science
Polemics
Philosophy
Correspondence
Archive
About WSWS
About the ICFI
Help
Books Online

OTHER
LANGUAGES

German

French
Italian
Russian
Polish
Czech
Serbo-Croatian
Spanish
Portuguese
Turkish
Sinhala-
Tamil
Indonesian

LEAFLETS
Download in
PDF format

 

WSWS : Indonesian

LTTE Tetap Membisu

Protes-protes Internasional bertambah melawan penahanan sosialis-socialis Tamil di Sri Lanka

Oleh Dewan Redaksi
18 Agustus 1998

Pernyataan-pernyataan dan surat-surat dari seluruh dunia telah di kirimkan melalui fax kepada Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE) (Harimau-harimau Pembebasan dari Tamil Eelam) memprotes penahanan dua sosialis Tamil pada tanggal 28 Juli di daerah yang dikontrol oleh LTTE di bagian selatan dari Sri Lanka. Tetapi LTTE telah gagal untuk menjawab protes-protes ini, ataupun memberitahukan keluarga dan teman-teman dari kedua orang yang ditangkap oleh polisi-polisi LTTE itu tentang keadaan dan keberadaan, atau sebab-sebab dari penangkapan itu jika ada sama sekali , yang dituduhkan terhadap mereka.

Thirugnana Sambandan dan Kasinathan Naguleshwaran, anggota-anggota dari Socialist Equality Party (SEP) (Partai Sosialis Persamaan) di Sri Lanka, ditangkap sore hari pada tanggal 28 Juli ketika mereka sedang memasang plakat-plakat SEP di bagian utara dari kota Kilinochchi. Seorang pemimpin dari LTTE di daerah itu memberitahukan keluarga dari kedua tahanan tersebut bahwa mereka akan dibebaskan setelah dua hari interogasi. Tetapi setelah sepuluh hari, mereka masih juga belum muncul.

Dua sosialis ini berada di dalam bahaya besar. Penahan mereka adalah sebuah perbuatan keji untuk menindas, dan LTTE memang dikenal dengan pembunuhan terhadap lawan-lawan politiknya. Anggota LTTE yang resmi, Theepan, menyatakan kepada keluarga tahanan-tahanan tersebut bahwa ia menyadari tentang keanggotaan politis mereka. Ia pada hakekatnya mengakui bahwa penangkapan mereka adalah berdasarkan dengan pendapat-pendapat politis, mengatakan bahwa politik-politik SEP merupakan penghalang terhadap kegiatan-kegiatan LTTE. Secara menyesal, ia mengingatkan bahwa polisi-polisi LTTE mungkin sudah melakukan pembalasan terhadap mereka.

Karena menajamnya situasi politis dan militer di Sri Lanka, hal itu menyebabkan tidak memungkinkan bagi pemimpin-pemimpin SEP di Colombo untuk membuat perjalanan ke Kilinochchi, yang telah diblokir dari ibukota oleh blokade-blokade militer yang dijaga ketat di setiap bagian oleh anggota-anggota militer Sri Lanka dan LTTE.

Sri Lanka SEP dan partai-partai persaudaraannya di Amerika Selatan, Eropa dan Asia telah mengirimkan surat-surat yang mendesak pimimpinan LTTE, yang berada di London, menuntut pemberian informasi tentang tempat dan kondisi dari kedua anggota SEP tersebut, bersama dengan jaminan terhadap keselamatan mereka. Sosialis Dunia Web Site (the World Socialist Web Site (WSWS)) telah memulai kampanye internasional, menyerukan kepada organisasi-organisasi hak asasi manusia, organisasi-organisasi buruh dan seluruh individu-individu yang mempunyai kepercayaan terhadap perlindungan hak-hak demokratis untuk menuntut dengan segera pembebasan Sambandan dan Naguleshwaran. Edaran-edaran pers sudah dikirimkan kepada kantor-kantor berita di seluruh dunia.

Di dalam dua hari pertama, pencontohan surat-surat dan pernyataan-pernyataan protes telah dikirimkan ke WSWS dari AS, Eropa, Australia dan Jepang. Seorang pembaca WSWS dari Kumamoto, di Jepang menulis kepada LTTE menuntut "pembebasan dengan segera anggota-anggota SEP tanpa dianiayai." Australian Council for Overseas Aid (Dewan untuk Bantuan Luar Negeri di Australia) juga telah menghubungi LTTE di London menuntut pembebasan dengan segera anggota-anggota SEP.

Bahasa Sinhalese servis untuk British Broadcasting Corporation (BBC) menyiarkan percakapan dengan SEP (Sri Lanka) Sekretaris Umum Wije Dias tentang keadaan dari teman-temannya dan politis reaktioner yang mendasari usaha-usaha LTTE untuk membungkam SEP. Sebuah siaran yang mirip juga berlangsung pada esok harinya dengan perwakilan-perwakilan yang berbicara bahasa Tamil dari SEP di Sri lanka.

Diantara mereka yang telah memberikan keterangan untuk percakapaan itu adalah anggota-anggota dari partai-partai Sri Lanka di organisasi-organisasi pengasingan di Perancis dan Jerman, dan Chris Marsden, pemimpin dari SEP di Inggeris.

WSWS menyerukan kepada para pembaca, Seluruh organisasi-organisasi buruh dan hak asasi manusia, dan kepada siapapun yang mempunyai kepercayaan terhadap perlindungan hak-hak demokratis untuk mengirimkan fax dan surat-surat kepada LTTE mencela penahanan anggota-anggota SEP di Kilinochchi dan menuntut pembebasan segera mereka tanpa kondisi-kondisi tertentu.

Surat-surat melalui fax dapat dikirimkan ke LTTE c/o Eelam House (London) di: 44-171-403-1653

Telpon: 44-171-403-4554

Pernyataan-pernyataan tersebut juga dapat dikirimkan ke:

The LTTE c/o Eelam House

202 Long Lane London SE1 4QB United Kingdom

Silakan mengirimkan pencontohan dari semua pernyataan-pernyataan protes ke WSWS di:
E-mail: editor@wsws.org
Fax: (AS) 248-967-3023

See Also:
Surat dari SEP Sri Lanka Sekretaris Umum kepada LTTE
Surat dari David North kepada LTTE
Ketua dewan redaksi WSWS menuntut pembebasan sosialis-sosialis Sri Lanka

Top of page

The WSWS invites your comments.



Copyright 1998-2008
World Socialist Web Site
All rights reserved